Mineral

Untuk Studi Terkait Mineral Kritis, Badan Geologi Jalin Kerjasama Dengan Eramet Indonesia

Mineral

Untuk Studi Terkait Mineral Kritis, Badan Geologi Jalin Kerjasama Dengan Eramet Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi meresmikan kerja sama strategis dengan Eramet Indonesia. Kerja sama ini dibangun untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik menuju pengembangan sektor transisi energi di Indonesia. Kemitraan ini diresmikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Kepala Pusat Sumber Daya Mineral

By Egenius Soda
Plt Dirjen Minerba; Potensi Mineral Melimpah, ASEAN Bisa Jadi Sentra Pengembangan Kendaraan Lisrtik

Mineral

Plt Dirjen Minerba; Potensi Mineral Melimpah, ASEAN Bisa Jadi Sentra Pengembangan Kendaraan Lisrtik

Bali,TAMBANG, Kegiatan the 11th ASOMM Joint Working Groups Meeting and its associated meetings telah resmi dimulai dan akan berlansung sampai Jumat,(3/5). Plt Direktur Jenderal Mineral dan Batubara,  Kementerian ESDM, Bambang Suswantono menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pertemuan yang dihadir negara-negara ASEAN. “Sebagai tuan rumah the 11th

By Egenius Soda
Digelar Di Bali, 11th JWG Meeting on ASEAN Mineral Cooperation and Its Associated Dorong Penguatan Hilirisasi Mineral

Mineral

Digelar Di Bali, 11th JWG Meeting on ASEAN Mineral Cooperation and Its Associated Dorong Penguatan Hilirisasi Mineral

Bali,TAMBANG,- Pertemuan 11th Joint Working Group Meeting on ASEAN Mineral Cooperation and Its Associated Meetings (11th JWG) sedang dilaksanakan di Kuta, Bali. Pertemuan akan berlangsung selama sepekan mulai 29 April sampai dengan 3 Mei 2024.   Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Suswantono sebagai ASEAN Senior Official Meeting

By Egenius Soda
Kementerian BUMN

Mineral

Usai Heboh Kasus Korupsi Rp271 Triliun, Kementerian BUMN-MIND ID Blusukan ke PT Timah, Ada Apa?

Jakarta, TAMBANG – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan MIND ID mengunjungi PT Timah Tbk di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Sebelumnya, perusahaan pelat merah tersebut terlibat kasus mega korupsi tata niaga timah yang kerugiannya ditaksir Rp271 triliun. Asisten Deputi Bidang Industri Mineral dan Batu Bara Kementerian BUMN, Muhammad Khoerur Roziqin menyampaikan

By Rian Wahyuddin